Soekarno mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah
bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Sebagai bagian dari bangsa yang
besar, tentu kita wajib untuk mengingat jasa para pahlawan. Tidak hanya sebatas
pada pahlawan kemerdakaan yang telah mati-matian mencapai kemerdekaan dan
menegakkan NKRI. Lebih dari itu, kita harus menghagai jasa para pahlawan yang
saat ini dekat dengan lingkungan sehari-hari kita. disadari atau tidak, semua
orang adalah pahlawan bagi orang lain.
Pahlawan
pertama dan utama ialah kedua orang tua. Tidakkah bisa disebut pahlawan saat
ibu merelakan dirinya berada di ambang hidup dan mati saat melahirkan kita?
tidakkah bisa disebut pahlawan saat ayah berjuang mati-matian agar anaknya
dapat makan dengan baik, menggunakan pakaian yang layak atau sekedar mempunyai
tempat tinggal yang nyaman? Kedua orang tua kita adalah benar-benar pahlawan
sejati. Mereka kerap mengabaikan dirinya dan lebih mengutamakan kepentingan
anaknya di atas segala-galanya. Terimakasih ibu, terima kasih ayah.
Kakak dan adik kita juga merupakan pahlawan
yang hebat. Kakak yang selalu rela mengalah memberikan barang-barang miliknya
bila kita menginginkannya. Adik yang tidak selalu dengan sabar menuruti segala
perintah meski kadang kita hanya bermaksud mengerjainya. Ya, dengan
saudara-saudara itu kita kerap berkelahi, beradu mulut atau sekedar
memperebutkan hal-hal yang tidak penting. Tapi yang perlu kita ingat, seburuk
apapun perlakuan kita padanya, mereka tidak pernah menaruh dendam bahkan mereka
tidak membiarkan kita terlihat buruk di mata orang lain.
Nenekku
pahlawanku? Ya, sepertinya itu adalah sebuah lagu yang tepat mengungangkapkan
bahwa pahlawan itu bisa siapa saja, termasuk mereka, sang pemilik tubuh renta.
Nenek dan kakek kita adalah pahlawan bagi hidup kita. Berkat tangan mereka lah
kita bisa orangtua yang luar biasa hebat, orang tua yang begitu pintar,
bijaksana dan hebat. Nenek dan kakek kita selalu memanjakan diri kita tanpa
pernah peduli sudah berapa usia kita. Memang kadang terlihat menyebalkan karena
mereka selalu menganggap kita kanak-kanak. Tetapi, jujurlah pada diri sendiri,
bukankah kita kerap merindukan moment tersebut?
Pahlawan
selanjutnya yang luar biasa ialah sahabat-sahabat kita. Telinga mereka tidak
pernah lelah mendengarkan celotehan dan cerita-cerita kita yang bahkan tidak
penting sama sekali. Mereka yang selalu sedia berbagi rasa, cerita, suka, duka
serta rahasia dengan kita. Pernahkah kita berpikir bahwa akan begitu suramnya
kehidupan kita di sekolah tanpa kehadiran sahabat-sahabat yang luar biasa
seperti sahabat yang kita punya selama ini? oh sobat, terimakasih banyak telah
membuat hari demi hari ini kian menarik.
Pahlawan tanpa
tanda jasa. Kalimat klise namun tetap penuh dengan makna. Ya, guru adalah
pahlawan super selanjutnya. Sulit rasanya sukses tanpa didikan dan ajaran dari
guru. Mereka yang sudah dengan sabar mengajarkan kita banyak hal, ilmu
pengetahuan, nilai kehidupan, serta bekal akhirat, segalanya dengan ikhlas guru
berikan kepada kita. Tidak peduli seberapa bodoh kita, tidak peduli seberapa
nakal kita, tidak peduli apakah hari ini kita menyebalkan baginya, dia akan
tetap mengajarkan kita esok hari, lusa, hingga saat kita siap untuk dilepas di
kehidupan yang sesungguhnya. Terimakasih banyak bapak ibu guru, bapak ibu dosen,
terimakasih untuk seluruh pendidik di negeri ini.
Dan kini, aku
memiliki pahlawan baru. Mereka adalah murid-murid kesayanganku. Mereka lah yang
telah membuat ilmu yang kudapat selama ini setidaknya bermanfaat bagi orang
lain. Karena merekalah yang telah membuat aku tidak berhenti belajar, mereka
yang telah membuatku untuk tidak melupakan pelajaran-pelajaranku, mereka yang
selalu menggemaskan dan kini membuat hariku lebih berwarna. Terimakasih
adik-adik, telah mengizinkanku berbagi denganmu.
Itulah deskripsi
pahlawan superku, mereka adalah pahlawan-pahlawan terdekatku. Bagiku, semua
orang dalam hidup ini adalah pahlawan atau setidaknya pernah menjadi pahlawan
karena pernah bermanfaat bagiku. Supir angkot yang telah memudahkanku mencapai
tempat tujuan, penjual nasi uduk yang telah menyediakan sarapan bila aku tak
sempat membuat sendiri sarapanku, tukang es kelapa muda yang mampu melepas
dahaga ketika matahari sedang begitu terangnya bersinar, tukang sayur yang
sudah menyuplai kebutuhan panganku, followers yang kerap memberikan komentar
atau berbagi “like” di setiap postingan-ku, juga kepada orang-orang yang tidak
suka denganku, bagaimanapun kalian juga adalah pahlawanku, karena kalian telah
berjasa membuatku untuk terus lebih baik. Thanks
everybody, you are my heroes. Everyone is hero!



